Thursday, March 05, 2026

Panduan Praktis Ibadah Umrah

 


Panduan Praktis Ibadah Umrah

Penulis: Dave Ariant Yusuf Wicaksono

64 halaman

 

Buku ini berisi petunjuk tata cara ibadah Umrah. Secara bahasa, umroh berarti berziarah ke tempat ramai atau berpenghuni. Sedangkan secara istilah, umroh adalah ibadah dengan cara mendatangi Baitullah untuk melaksanakan rangkaian amalan tertentu, seperti thawaf (mengelilingi Ka'bah) dan sa’i (berlari-lari kecil antara bukit Safa dan Marwah). Berbeda dengan haji, umroh dapat dilakukan kapan saja sepanjang tahun karena tidak terikat oleh waktu tertentu.

Umroh hanya memiliki 5 rukun, di antaranya adalah:

1. Ihram

Pakaian ihram yang digunakan untuk umroh sama dengan ibadah haji. Laki-laki menggunakan kain putih yang tidak terjahit, sedangkan perempuan mengenakan busana yang sopan sesuai ketentuan syariat.

2. Tawaf

Tawaf dalam umrah dilakukan dengan cara mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali, dan merupakan rukun yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan umrah. Thawaf dilakukan dalam keadaan bersuci (wudhu).

3. Sa’i

Sa’i dalam umrah juga sama dengan sa’i dalam haji, yaitu berjalan antara bukit Safa dan Marwah. Seperti dalam haji, sa’i dalam umrah juga dilakukan sebanyak tujuh kali. Jarak antara bukit Shafa dan bukit Marwah sekitar 450 meter. Sa’i boleh dilakukan dlam kondisi tidak bersuci.

4. Tahallul

Tahallul adalah rukun umroh yang keempat atau terakhir. Jamaah Umroh melakukan Tahallul selesai menunaikan Sa’i. Tahallul dilaksanakan di Bukit Marwah. Saat melakukan Tahallul, jamaah mencukur sebagian atau seluruh rambut di kepala.

5. Tertib

Tertib maksudnya semua rukun di atas harus dilakukan secara berurutan. Jika tidak ibadah umroh tidak sah

Selama melakukan ibadah Umroh, dianjurkan untuk banyak melakukan ibadah seperti shalat, membaca Qur’an, dan i’tikaf. Dalam buku ini juga dikupas tips melakukan ibadah Umroh seperti perlengkapan yang harus dibawa, cara bertayamum di pesawat dan lain-lain.


No comments: