Wednesday, April 15, 2026

Penyejuk Qolbu: Mencapai Akhlak Mulia

 


Penyejuk Qolbu: Mencapai Akhlak Mulia

Penulis  H.M. Komarudin Chalil

Penerbit Pustaka Madani, Bandung 2007

ISBN 979-9177-27-8

73 halaman

 

Buku ini ditulis oleh ustadz Komar yang aktif berdakwah melalui buku dan berkiprah di pesantren Daarut Tauhid Bandung. Dalam buku ini beliau memaparkan 5 hal yang patut dijadikan perhiasan hati kita, yakni:

 

Istighfar

Yakni memohon ampunan Allah swt. Istighfar yang sungguh-sungguh dilakukan dengan penyesalanakan menjadi saat-saat terindah dan paling mesra antara hamba dengan Tuhannya. Hamba yang beristighfar, ibarat seorang anak kecil yang merengek minta amun kepada ayah ibunya. Jika sudah demikian keadaannya, mana ada orangtua yang tega menolak permintaan maaf anaknya? Oleh karena itu jangan ragu atau takut untuk bertobat. Allah swt akan selalu merentangkan tangan-Nya yang lembut untuk memeluk setiap hamb-Nya yang datang kepadaNya memohon ampunan.

 

Zikir

Tidak ada hal yang dipikirkan seseorang dalam hatinya kecuali orang yang paling dicintainya. Zikir adalah tanda kita mencintai Allah dan Allah mencintai kita. Zikir sesungguhnya kemampuan yang diberikan kepada hamba-Nya agar senantiasa ingat pada sang Khalik. Oleh karena itu, bagi orang yang senang berzikir, sesunggunya itu adalah berkat karunia Allah semata, dan bukan karena kebaikan dan kehebatan dirinya.

 

Amal

Sungguh tertipu orang yang mengau beriman dan beribadah namun enggan beramal. Padahal amal itu adalah buah dari iman dan ibadah. Orang yang sungguh-sngguh imannya dan khusyuk ibadahnya maka amal kebaikannya pun berlipat ganda. Ia akan bersusah payah melakukan yang terbaik dalam hidp ini agar ia pun akan dapat mempersembahkan yang terbaik di hadapan Allah kelak.  

 

Ibadah

Ibadah berarti keyakinan kepada Allah Sang Pencipta yang kita sembah. Ibadah melahirkan akhlak yang baik dan keyakinan kokoh kepada Allah. Ibadah juga melahirkan amal yang istiqomah.  Walaupun banyak yang dijanjikan oleh Allah swt bagi orang bertakwa, bagi ahli ibadah, keinginan utamanya hanyalah kelak  dapat berjuma dan memandang Allah sang kekasih. Itulah sebaik-baik nikmat yang diterima oleh hamba   yang taat dan bahagia.

 

Ilmu

Iman tanpa ilmu adalah kesesatan. Orang yang meyakini adanya Allah dan mencari cinta-Nya tetapi tidak tahu ilmunya maka día akan tersesat. Dia tidak tahu amalan yang disukai dan tidak disukai Allah. Oleh karenanya sebaik-baik iman adalah yang disertai dengan ilmu. Allah akan meninggikan orang berilmu beberapa derajat dalam pandanganNya.

No comments: